Aku Rindu Akaramu

Intuisi yang merayap ditengah keheningan

Mendekap daksa yang diselimuti oleh kerinduan

Menatap cahaya yang dewi malam pancarkan

Ditambah melodi rinai yang saling berjatuhan

Membawa ku terus larung dalam lamunan


Dekap lembut yang kini menjadi kenangan

Menari-nari dalam isi pikiran

Mengulas segala bahagia yang pernah diciptakan

Bagaikan derita yang tak pernah dirasakan

Sebagai tanda bahwa semesta turut dalam kebahagian


Namun kini semua hanya ilusi

Menguras segala emosi

Meraung berteriak dan hanya bisa menangisi

Semua telah berakhir menyesakan hati

Ketika Tuhan telah membawanya pergi


Tak ada lagi hari Bahagia

Tak ada lagi tawa yang leluasa

Semua dipaksa lalu menjadi terbiasa

Senyuman hanya sebatas garis lurus tanpa makna

Dan kata hanya sebatas suara


Rasa abstrak dalam atma yang disebut rindu

Kian bersemayam dalam relung kalbu

Menciptakan rasa rindu akan akaramu


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Film Merah Putih (2009)

Review Mata Kuliah Bahasa Indonesia