Review Mata Kuliah Bahasa Indonesia

Hallo teman-teman gimana nih kabar kalian??? Oh iya sebelum itu perkenalkan nama saya Annisa Suci Octavia saya merupakan salah satu Mahasiswa dari Prodi Sistem Informasi di Universitas Amikom Purwokerto dengan NIM saya 21SA2018. Unuk kali ini saya akan melakukan review mengenai salah satu mata kuliah saya yaitu Bahasa Indonesia sekaligus untuk berbagi pengalaman saya selama berada di semester dua ini. Mata kuliah Bahasa Indonesia sendiri diampu oleh dosen saya yang cantik beliau adalah Ibu Yanwi Mudrikah, M.Pd. beliau merupakan salah satu dosen yang sangat humble dengan mahasiswanya.

Nah sebelum itu siapa sih yang ngga tau apa itu mata kuliah Bahasa Indonesia? Mata kuliah Bahasa Indonesia merupakan salah satu pelajaran yang bertujuan untuk meningatkan kemampuan dalam berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia yang baik dan juga benar, baik secara lisan ataupun tulisan. Bahasa Indonesia memegang peran penting dalam dunia perkuliahan karena Bahasa Indonesia merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia. Apa sih manfaat mata kuliah Bahasa Indonesia dalam dunia perkuliahan? Menurut pendapat saya pribadi, salah satu manfaat Bahasa Indonesia dalam dunia perkuliahan yang paling penting yaitu sebagai alat untuk mempermudah komunikasi. Mengapa begitu? Karena dalam dunia perkuliahan mahasiswa tidak hanya berasal dari masyarakat lokal saja yang bisa menggunakan Bahasa daerah akan tetapi banyak juga mahasiswa yang berasal dari luar daerah, provinsi, atau bahkan dari luar pulau yang memiliki Bahasa daerah yang berbeda-beda. Maka dari itulah Bahasa Indonesia sangat bermanfaat sebagai alat untuk berkomunikasi, karena disetiap kehidupan di kampus mahasiswa terdiri dari beragam suku dan juga daerah sehingga harus menyamakan Bahasa yaitu dengan cara menggunakan Bahasa Indonesia.

Selama semester 2 ini, saya membahasa banyak materi Bahasa Indonesia seperti :

a      Materi Ragam Bahasa, Kata, Kalimat, dan Paragraf

Dalam materi Ragam Bahasa ini dijelaskan bahwa ragam bahasa adalah bentuk bahasa yang bervariasi menurut konteks pemakainya. Variasi bahasa berdasarkan  pemakaian yang berbeda-beda yaitu berdasarkan topik yang dibahas, hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang sedang dibicarakan. Variasi bahasa bisa juga dilihat dari segi penutur yang terdiri dari idiolek, dialek, kronolek atau dielek temporal, sosialek atau dialek sosial.

Kata atau Diksi merupakan unsur bahasa yang diucapkan atau dituliskan yang merupakan perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa. Jika terdapat beberapa kata dapat membentuk sebuah kalimat. 

Kalimat yaitu susunan beberapa kata atau klausa yang dilengkapi dengan kata hubung atau konjungsi. terdapat unsur - unsur kalimat yaitu subjek, predikat, objek, pelengkap dan keterangan.

Paragraf disebut juga Alinea. Kata paragraf berasal dari bahasa Inggris paragraph. Kata paragraph terbentuk dari kata bahasa Yunani yang artinya ‘sebelum’ grafein yang artinya ‘menulis, menggores’. Fungsi paragraf yaitu untuk mengekspresikan gagasan tertulis dengan memberikan bentuk suatu pikiran dan perasaan kedalam serangkaian kalimat, memudahkan pengorganisasian bagi penulis dan pembaca, serta memudahkan untuk pengembangan topik karangan.    

b.      Mereview jurnal

Disini saya menganalisis jurnal yang berjudul "Sistem Informasi Penjualan Sepeda berbasis Web Menggunakan Framework Codeigniter" sehingga saya bisa mendapatkan wawasaan dan ilmu pengetahuan tentang cara menulis sebuah karya yang baik dan benar.

c.     Membuat Puisi

        Aku Rindu Akara Mu 

                Intuisi yang merayap ditengah keheningan

                Mendekap daksa yang diselimuti oleh kerinduan

                Menatap cahaya yang dewi malam pancarkan

                Ditambah melodi rinai yang saling berjatuhan  

                Membawa ku terus larung dalam lamunan

                                                Dekap lembut yang kini menjadi kenangan

                                                Menari-nari dalam isi pikiran

                                                          Mengulas segala bahagia yang pernah diciptakan      

                                    Bagaikan derita yang tak pernah dirasakan

                                    Sebagai tanda bahwa semesta turut dalam kebahagian

                Namun kini semua hanya ilusi

                Menguras segala emosi

                Meraung berteriak dan hanya bisa menangisi

                Semua telah berakhir menyesakan hati

                Ketika Tuhan telah membawanya pergi

                                                Tak ada lagi hari Bahagia 

                                    Tak ada lagi tawa yang leluasa

                                                Semua dipaksa lalu menjadi terbiasa

                                                Senyuman hanya sebatas garis lurus tanpa makna

                                                Dan kata hanya sebatas suara

                Rasa abstrak dalam atma yang disebut rindu

                Kian bersemayam dalam relung kalbu

                Menciptakan rasa rindu akan akaramu 

d.       Review tempat bersejarah

       Dari materi yang telah saya pelajari selama semester 2 ini, materi yang paling berkesan menurut saya adalah ketika saya harus mereview tempat bersejarah. Ketika itu saya harus berkeliling untuk mencari tempat bersejarah tersebut, sehingga saya menemukan salah satu tempat bersejarah yaitu makam syekh jaka a’rfi yang memang kebetulan berada di desa saya.

Makam Syekh Jaka ‘Arfi merupakan salah satu tempat yang bersentuhan dengan kultur dan religi yaitu sebagai tempat untuk berziarah yang berada di Grumbul Ciberem, Desa Banjarsari Kidul, Kec. Sokaraja, Kab. Banyumas. Pada desa ini terdapat dua makam tokoh ulama penyebar agama Islam yaitu Syekh Jaka ‘Arfi dan Syekh Syarifullah. Menurut penuturan dari Ki Suroto yang merupakan juru rawat makam ini, menuturkan bahwa Syekh Jaka ‘Arfi merupakan ulama yang berasal dari Kerajaan Mataram Yogyakarta pada masa Amangkurat Agung. Makam ini memiliki keunikan yaitu pada setiap malam Jumat dan Selasa Kliwon selalu mengadakan Mujahadahan di dalam pendopo yang terletak didalam makam. Selain itu, pada setiap tahunnya di bulan Syaban selalu mengadakan acara “Haul".

Cungkup makam Syekh Jaka ‘Arfi berada di satu ruang berukuran 6 x 6 meter dengan penutup berupa kain putih, selain itu juga terdapat unduk atau rumah rayap yang terus meninggi. Cungkup itu berada di dalam bangunan rumah berukuran 7 x 11 meter, dan bersebelahan dengan pohon beringin besar yang umurnya diperkirakan sudah ratusan tahun. Didalam cungkup makam Syekh Jaka ‘Arfi juga terdapat sebuah nisan yang dipercaya sebagai makam orang yang merawat Kanjeng Syekh semasa hidupnya yang bernama Nyai Karyani.

Dari penuturan yang berkembang dimasyarakat setempat, menuturkan bahwa terdapat pengalaman unik yang pernah terjadi berawal dari perjalanan ibadah haji ke tanah suci yang dilakukan oleh Kyai Slamet, di Masjid Al ’Haram sang Kyai menjumpai seekor kucing yang bagus dan menarik untuk dilihatnya. Namun, tidak berapa lama sang pemilik kucing datang dan memperkenalkan diri sebagai Syekh Jaka ‘Arfi dari Grumbul Ciberem, Desa Banjarsari Kidul.

Sekian review dari saya, terima kasih dan see you teman-teman :)

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Film Merah Putih (2009)

Aku Rindu Akaramu